Karakteristik Firqoh Najiyah (Golongan yang Selamat) yang Paling Menonjol

Mari bersatu dan jangan terpecah belah kawan…
“musuh-musuh Islam senang bila kaum muslimin berpecah belah. Baik musuh yang terang-terangan memusuhi ataupun musuh yang menampakkan loyalitasnya kepada kaum muslimin atau dienul Islam, padahal hakekatnya mereka membenci”
Saya hanya sekedar menyampaikan artikel sangat bermanfaat dari website lain

Apa Karakteristik Firqoh Najiyah (Golongan yang Selamat) yang Paling Menonjol?

Pertanyaan:

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya: Apa karakteristik firqah najiyah yang paling menonjol? Apakah bila terjadi kekurangan akan mengeluarkan seseorang dari firqah najiyah?

=============
Jawaban:

Karakteristik firqah najiyah yang paling menonjol adalah berpegang teguh dengan apa yang dibawa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam aqidah, ibadah, akhlak dan mu’amalah. Di dalam empat perkara inilah kamu akan mengetahu firqah najiyah.

Dalam masalah aqidah, kamu mendapati firqah najiyah selalu berperang teguh dengan apa yang ditunjukkan Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, yaitu tauhid yang murni dalam uluhiyah Allah, rububiyah-Nya dan asma’ wa sifat-Nya

Dalam masalah ibadah, kamu dapati firqah najiyah ini begitu unik di dalam berpegang teguh yang sempurna dan dalam merealisasi apa yang datang dari Nabi dalam masalah ibadah, berupa jenis, sifat, ukuran, waktu, tempat dan sebab-sebabnya. Kamu tidak akan mendapati mereka berbuat bid’ah dalam agama Allah ini, namun justru mereka sangat tunduk kepada Allah dan Rasul-Nya, tidak mendahului Allah dan Rasul-Nya dalam memasukkan bentuk ibadah yang tidak diridhai-Nya.

Dalam masalah akhlak kamu dapati mereka juga istimewa dari yang lainnya ; dalam hal kebagusan akhlak, seperti cinta akan kebaikan untuk orang-orang muslim, lapang dada, wajah berseri, bagus dan mulia ucapannya, berani dan akhlak mulia lainnya.

Dalam masalah mu’amalah, kamu dapati mereka bermu’amalah kepada manusia dengan jujur dan terus terang. Mereka itulah yang ditunjuk oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam sabdanya:

Artinya: “Dua orang yang jual beli (penjual dan pembeli) mempunyai hak memilih barang selama mereka belum berpisah, yang jika keduanya jujur dan terus terang maka jual beli keduanya diberkahi.” [1]

Bila karakteristik-karakteristik ini kurang pada diri seseorang, hal itu tidak menjadikan ia keluar dari firqah najiyah, akan tetapi segala sesuatu ada derajadnya sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. Namun bila terjadi dalam tauhid, bisa jadi mengeluarkan dia dari firqah najiyah seperti rusaknya keikhlasan. Demikian juga bid’ah, bisa jadi dia berbuat bid’ah yang mengeluarkan dia dari firqah najiyah.

Sedang kekurangan dalam masalah akhlak dan mu’amalah tidaklah mengeluarkan seseorang dari firqah najiyah ini, tapi mengurangi martabatnya

Kita membutuhkan perincian dalam masalah akhlak. Hal yang terpenting dalam akhlak adalah bersatunya kalimat dan sepakat di atas kebenaran. Inilah yang Allah Subhanahu wa Ta’ala wasiatkan kepada kita dalam firman-Nya:

Artinya: “Dia telah mensyari’atkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya.” [Asy-Syura : 13]

Dan juga mengkhabarkan bahwa orang-orang yang memecah belah dien dan mereka menjadi terpecah-pecah, maka Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam berlepas diri dari mereka. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

Artinya: “Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agamanya dan mereka (terpecah) menjadi beberapa golongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu terhadap mereka.” [Al-An’am : 159]

Bersatunya kalimat dan hati yang saling berkasih sayang adalah karakteristik firqah najiyah ahlul sunnah wal jama’ah yang paling tampak. Bila terjadi perselisihan di antara mereka dalam berijtihad pada masalah-masalah yang memang diperbolehkan untuk berijtihad, maka hal itu tidak membuat mereka saling dengki, saling bermusuhan dan saling membenci, tapi mereka meyakini bahwa mereka tetap bersaudara walaupun terjadi perselisihan di antara mereka.

Seseorang di antara mereka masih tetap ikut shalat di belakang seorang imam yang dianggap belum wudlu, tapi sang imam meyakini bahwa dia sudah wudlu. Seperti seseorang di antara mereka shalat di belakang seorang imam yang telah makan daging unta. Sang imam berpendapat bahwa memakan daging unta tidaklah membatalkan wudlu, sedangkan makmum berpendapat bahwa hal itu membatalkan wudlu, maka ia bependapat bahwa shalat dibelakang imam tersebut adalah tidak sah. Semua ini bisa berlangsung karena mereka memandang bahwa perselisihan ijitihad yang terjadi dalam masalah-masalah yang diperbolehkan untuk berijtihad; pada hakekatnya bukanlah perselisihan, karena masing-masing dari mereka telah mengikuti apa yang seharusnya diikuti, yaitu dalil yang mereka tidak boleh menyimpang darinya.

Mereka memandang bahwa saudaranya yang menyelisihi mereka dalam amalan yang sama-sama mengikuti dalil, pada hakekatnya mereka telah bersepakat, karena mereka selalu menyeru untuk mengikuti dalil di mana mereka berada. Jika perselisihan di antara mereka adalah sesuai dengan yang mereka pegangi, pada hakekatnya mereka sepakat, karena berjalan sesuai dengan apa yang mereka serukan dan apa yang mereka tunjukkan, yaitu berhukum pada Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam

Tak bisa dipungkiri, perselisihan juga terjadi pada kebanyakan Ahlul ilmu dalam perkara-perkara seperti ini, bahwa hal inipun terjadi pada para sahabat, bahkan juga menimpa pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, tapi satu sama lain tidak mencela. Ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kembali dari perang Ahzab, Jibril datang mengisyaratkan untuk berangkat ke Bani Quraidlah karena mereka telah mengingkari janji, maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak para sahabat dan bersabda:

Artinya: “Janganlah salah seorang di antara kalian mengerjakan shalat ashar kecuali di Bani Quraidlah.” [2]

Maka para sahabat keluar dari Madinah menuju Bani Quraidlah dan mengakhirkan Ashar, sebagian ada yang mengakhirkan shalat hingga tiba di Bani Quraidlah meski waktu Ashar sudah habis, karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Seseorang di antara kalian jangan shalat Ashar kecuali di Bani Quraidlah.”, maka sebagian ada yang melaksanakan shalat tepat pada waktunya dan berkata: ‘Sesungguhnya Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam mengharapkan kita bersegera untuk berangkat berperang, bukan menginginkan untuk mengakhirkan shalat pada waktunya’, mereka inilah yang benar.

Walaupun demikian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mencerca salah satu dari dua kelompok ini, dan seseorang di antara mereka tidak menimbulkan permusuhan kepada yang lain, atau menimbulkan kebencian yang disebabkan perselisihan mereka dalam memahami nash.

Oleh karena itu saya berpendapat bahwa yang wajib bagi kaum muslimin yang bepegang kepada sunnah untuk menjadi umat yang satu dan jangan sampai menjadi berpartai-partai, golongan ini hanya mau dengan kelompoknya sendiri, partai ini hanya konsisten dengan partai yang lain, dan partai yang ketiga konsisten dengan partai ketiga, demikian terus hingga mereka saling bertengkar, adu mulut, saling membenci dan saling memusuhi dikarenakan perselisihan dalam perkara-perkara yang sebenarnya diperbolehkan berijtihad. Masing-masing golongan tidak perlu megkhususkan partainya sendiri, dan orang yang cerdik akan mudah memahami perkara ini.

Saya berpendapat bahwa ahlus sunnah wal jama’ah wajib bersatu, meskipun terjadi perselisihan yang disebabkan perbedaan faham tentang maksud suatu nash, karena ini termasuk perkara-perkara yang alhamdulillah ada kelonggaran. Yang terpenting adalah saling berkasih sayangnya hati dan bersatunya kalimat. Tidak diragukan lagi bahwa musuh-musuh Islam senang bila kaum muslimin berpecah belah. Baik musuh yang terang-terangan memusuhi ataupun musuh yang menampakkan loyalitasnya kepada kaum muslimin atau dienul Islam, padahal hakekatnya mereka membenci

Yang wajib bagi kita adalah memilih sepakat di atas kalimat yang satu. Itulah keistimewaan firqah najiyah.

[Disalin dari kitab Majmu Fatawa Arkanil Islam, edisi Indonesia Majmu Fatawa Solusi Problematika Umat Islam Seputar Akidah dan Ibadah, Penulis Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Terbitan Pustaka Arafah] __________
Foote Note
[1]. Dikeluarkan oleh Al-Bukhari dalam Kitabul Buyu’, Bab Idza Bayyana Albai’ani Walam Yaktuma wa Nasahaa, no. 2079. Dan Muslim dalam Kitabul Buyu’, Bab As-Sidqu Fil Bai’i wal Bayan, no. 1532
[2]. HR Bukhari : 946 dan Muslim :1770

http://www.konsultasisyariah.com/apa-karakteristik-firqoh-najiyah-golongan-yang-selamat-yang-paling-menonjol/

Hati hatilah mengungkapkan isi hati (curhat) agar rumah tangga utuh

curhat awal selingkuh   Mengungkapkan isi hati atau lebih dikenal dengan istilah curhat kepada teman lawan jenis yang dilakukan salah satu pasangan keluarga ternyata berpotensi menjadi gerbong perselingkuhan di keluarga.

Psikolog Universitas Medan Area, Irna Minauli, MPsi, di Medan, Senin (10/8), mengatakan, curhat mengenai masalah keluarga kepada teman lawan jenis membuka peluang pasangan suami-istri melakukan perselingkuhan.

Tanpa disadari ketika seseorang hendak menceritakan hal penting di dalam hatinya pasti akan memilih teman curhat yang disukai.

Itu disebabkan adanya faktor trust (kepercayaan) seseorang kepada lawan jenisnya yang ingin dijadikan teman curhat, maka sudah terjadi pre-disposisi (pengalihan perhatian) saat itu.

Ketika seseorang curhat lalu direspons dengan baik oleh lawan jenisnya, terjadi dua perubahan psikologis, yaitu si pelaku curhat menemukan tokoh pahlawan karena telah berkorban meluangkan waktu untuk mendengarkan keluh kesahnya. Sementara itu, yang mendengar curhat merasa pahlawan dan timbul rasa kasihannya.

Dari dua proses perubahan psikologis tersebut, mulai terjadi transfer energi dan intensitas emosional antar-dua lawan jenis tersebut, sehingga ketertarikan di antara mereka semakin kuat dan merasa lebih nyaman.

Setelah merasa nyaman, maka intensitas ngobrol dan curhat semakin tinggi. Semakin sering menceritakan keburukan pasangan, maka semakin kuat kebenciannya terhadap pasangannya itu.

Dalam hubungan interaksi orang dewasa, kontak fisik antar-mereka sering tidak bisa dihindarkan, sehingga bermula dari curhat dan berujung pada perselingkuhan. “Di situ lah terjadi proses berbagi rasa, berbagi raga,” ujarnya.

Irna menyarankan, pasangan suami istri harus saling cerita permasalahan keluarga dengan pasangannya. Kalaupun sulit, mereka bisa curhat kepada psikolog, ulama atau kedua orangtua.

Menurut data yang dihimpun, dari 20 pasangan yang melakukan konsultasi ke psikolog, sekitar 80 persen adalah masalah perselingkuhan yang diawali dari curhat.(*)

sumber: http://www.wartakota.co.id/read/news/9419

Masalah dalam rumah tangga pasti ada klo kita ada masalah sebaiknya jangan dipendam terlalu lama ntar lama2 bisa jadi gunung es, jangan pernah menjelek2kan istri atau suami kita di depan orang lain kalau ingin keluarga utuh #ingat itu, apa lagi lawan jenis baik itu sahabat baik sekalipun, jangan kan cuhat tentang kejelekan pasangan dalam kehidupan pribadipun sebaiknya jangan sama lawan jenis agar tidak ada mudhorot (bahaya) atau bahkan fitnah…bukankah Allah sudah mengatur bagaimana bersikap dengan lawan jenis, klo bertatapan langsung udah jelas dilarang kan, sekarang ini yg marak ni curhat ala sms bbm chatting atau lewat media sosial lainnya , klo berkoar2 di twitter ato update status kan malu2in masa mau masalah kita nyebar kemana2 apalagi masalah keluarga , kadang malah ada yg ikutan mencibir dan jadi bahan gosip teman kita timbang yg prihatin, klo cuman berdua ya sama aja berkhalwat dilarang dalam agama. Klo udah terlanjur bagaiaman? bertobat dan g mengulanginya lagi.  curhatnya sama pasangan aja,,,klo pasangan sedang g mau ngerti untuk urusan tersebut (curhat selain keburukan pasangan) misalnya kerjaan bisa  sama teman sejenis tapi hati2 ya jangan jadi ghibah. Untuk urusan problematika rumah tangga nih klo mau minta saran sebaiknya bersama orang yg ahli dan jangan sampai cuman sepihak yg bisa menjadi penengah contohnya psikolog soalnya mereka lebih pandai dalam merendam emosi dan lebih memahami karakteristik dan psikologi manusia, tapi lebih bagus lg guru ngaji…jadi ego masing2 bisa diminimalisir… Hadirilah pengajian(tapi pengajian yang benar jangan yang asal2an) karena  akan mendapatkan faidah darinya, berupa tazkiyatun nufus (pensucian jiwa) dari syahwat yang hina, rasa takut kepada Allah dari terjerumus ke dalam lembah kemaksiatan dan lebih ikhlas menghadapi suatu cobaan. Dan jangan lupa yang paling sempurna buat tempat curhat adalah Allah SWT (salah satunya dengan shalat Tahajud), Beruntung kan jadi orang Islam J

Gerakan Syahwat Merdeka

By Taufik Ismail

Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita)
 
Reformasi sebagai gelombang raksasa
Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa
Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa,
Penumpang destruktif pelaksana
Dengan ciri kerja gabungan utama:
Permisif: serba boleh
Adiktif: serba kecanduan
Brutalistik: serba kekerasan
Transgresif: serba melanggar aturan
Hedonistik: serba mau enak, foya-foya
Materialistik: serba benda, diukur
 
Dan mereka bekerja dengan leluasa, karena tidak ada rasa malu lagi dalam panca indera
 
Dengan mengusung nilai permisif, serba boleh begitu-begini
Hak orang lain diambil, tanpa rasa malu lagi
Populernya ini disebut korupsi
Dan menjadilah negeri ini menduduki papan atas di dunia koruptif kini
Karena rasa malu terkikis nyaris habis
 
Nilai permisif yang serba boleh itu menyebabkan hak penggunaan kela*** orang lain
Diambil dicuri tanpa rasa isi
Karena rasa malu sudah sangat erosi
 
Perilaku adiktif, serba kecanduan di negeri kita ini
Melingkupi alkohol, nikotin, narkotika dan pornografi
Dilakukan orang karena rasa malu yang makin kerdil mengecil
 
Tingkah laku brutalistik, serba kekerasan
Menyebabkan wajah Indonesia tak lagi ramah dan sopan
 
Sedikit-sedikit murka, kepalan teracung, kata-kata nista
Menggoyang pagar, merusak kantor, membakar kendara
Bringas, ganas, sampai membunuh sesama bangsa
Begitulah rasa malu sudah habis dan sirna
 
Kelakuan transgresif, serba melanggar peraturan
Mengakunya progresif, pelopor kemajuan
Tapi sejatinya transgresor, melangkahi merusak tatanan
Mendobrak tabu kepada yang muda diajarkan
Karena rasa malu sudah hancur berantakan
 
Perilaku hedonistik, serba mau enak dan foya-foya
Memperagakan kekayaan di lautan kemiskinan
Empati jadi direduksi luar biasa
Karena rasa malu sudah raib ke angkasa
 
Kelakuan materialistik, serba benda
Segala aspek kehidupan diukur dengan uang semata
Cengkeramannya makin terasa dalam perilaku hidup kita
Karena rasa malu akan kita cari kemana
 
Inilah adegan kehancuran budaya bangsa kita
Salah satu sebab utama, dari banyak faktor yang dapat dieja
Yang sepatutnya kita sebut sambil menangis
 
Di dalam praktik di masyarakat kita hari ini
Terutama berlangsung sejak Reformasi
Tak ada sosok dan bentuk organisasi resminya
Tapi jaringan kerjasamanya mendunia,
Kapital raksasa mendanainya,
Ideologi gabungan melandasinya
Dengan gagasan neo-liberalisme sebagai lokomotifnya
Dan banyak media massa jadi pengeras suaranya
Dan tak ada rasa malu dalam pelaksanaannya
Inilah Gerakan Syahwat Merdeka
Dan pornografi salah satu komponen pentingnya.
 
********
Say No To JIL –>Say No To Jaringan Islam Liberal

Oct 29th 2010 “Thanks God”

Long time I didn’t fill my diary ^^, and now I will try to fill it again . Yeah because I busy to reach my bachelor degree of  engineering.  The period of time when have to stay up every night, late eating, crying in front of my lovely computer, and not forget to miss the World Cup hehe. Although it makes us stressful time, but on the 29th of october 2010 actually passed beautifully, passed from worry and warning. I am very grateful to Allah SWT who has given blessing. I got very kind lecturers, and very kind three lecturers as examiners . I can’t describe my feelings, I felt very relieved. At first I was a half-hearted to lecture on STT and feel disgusted at times, but now I really love STT Telkom, I really love my lecturers in the faculty and Informatics staff. I get a lot of highly valuable science,  friends and other. After school for 17 years  finally passed, one of the most important part in  my life had passed beautifully. But the struggle still continues and I must keep my spirit .Thanks for everything ^^

Krepekan Grammar Bahasa Inggris

Buat Siapa yang merasa kesulitan belajar grammar, mungkin ini bisa membantu…ya mungkin dibilang jembatan keledai, tapi saya rasa bukan jembatan keledai atau cara bodoh karena emang pengertiannya juga berdasarkan konsep yg telah diajarkan di sekolah juga…

Krepekan ini saya buat berdasarkan beberapa buku sewaktu sma dan ilmu yang saya dapat di lembaga bimbingan belajar, kalau ada koreksi tolong kasih tahu karena saya juga manusia tempatnya salah. salam.

1. CONDITIONAL SENTENCE

(KALIMAT PENGANDAIAN)

Form Format Meaning
1 If V1, will V1Do/ does/is/am/are Nyata ,mungkin terjadi saat ini atau nanti
2 If V2, would V1Was,were Berlawanan dengan kenytaan skrg
3 If had V3, would have V3been Berlawanan dengan waktu lampau

Will bias diganti dengan modal yang lain.

Example:

She (be) happy if he  (be) here  ->She will happy if he is here

  • Ø Membuat conditional Sentence dari kenyataan/fakta F->C(cond) menaik

1= present, 2= past, 3=perfect

+     –

F 0 1 2
C 1 2 3

–                +

Example:

1.  He is not rich so he is sad ->1

If he were rich, he would not be sad ->2

2.  He was not at home so I didn’t visit him ->2

If he had been at home, I would have visited him ->3

  • Ø Menyatakan Meaning dari kondisional C->F menurun

–                +

C 3 2 1
F 2 1 0

+       –

2. CAUSATIVE (MENYURUH,MEMINTA)

Kata kunci:

  • ask,tell,order,get,persuade,pay, liat GOV atau HOV bukan, dan lihat objectnya

H/G + O +V

Have/has/had + O = active/me + V1

= pasive/di   + V3

Get/gets/got + O = active/me + to V1

=  pasive/di   + V3

Example:

Jika soalnya belum jelas maka cari bentuk HOV

1.  Father asked the mechanic to fix the engine

Aktivenya:        had the mechanic fix       got the mechanic to fix

Passive :            Got the engine fixed       Had the engine fixed

2.  I will ask him to open the door

Aktivenya:         will  have him  open             will  got him to fix

Passive :            will get the door opened      will has the door  opened

3.  Do you want to ask someone to do the job?

Aktivenya:         have someone  do              get  someone to do

Passive :             get someone done              have  someone  done

4.  I have cut my hair,haven’t I?

passivenya:        have my hair cut              got my hair cut

Jika soalnya udah HOV berarti dicari artinya saja

1.  My motorbike is breaking down . “you should have got it repaired”.

I repaired it

2.  Mother had the cake made

Mother asked someone to make the cake

3. PASSIVE VOICE

(KALIMAT PASSIVE)

Dikenai pekerjaan, V3 ,kunci liat dia masuk tenses mana S + Be + V3 + by O

V1 = is/am/are

V2 = was/were

Have/has/had                  V3 = been

–                                     ————————— + V3

Is /am/are/was/were      V-ing = being

Modals                                 Vinf   = be

Penegcualian!!!

Be being menjadi= be

Been being menjadi= been

Example:

  1. He delivers his winning speech

V1 =  be + V3          His winnings speech is delivered by him
Continue reading

SeMoGa CePaT TeRlEwAtI dEnGaN bAiK

Udah bulan mei, target 3 bulan lagi TA harapannya kelar,  kemaren sempet tertunda semingguan lebih karena mengerjakan  tugas kuliah, Beginilah resiko karena nilai semester awal jeblok, jadi harus ada kuliah di semester akhir. Yang gak aku sangka tugas begitu beruntun tiap mata kuliah tugas hampir tiap minggu dikumpul, pengen rasanya tubuh ini menjadi tiga jadi semua bisa kukerjakan dengan baik. Memang saat mengerjakan TA sebaiknya jangan mengambil mata kuliah yang tgsnya begitu banyak. Mulai hari ini dan selanjutnya udah kufokuskan pada TA yang udah tertunda, tuggas ntah.

Sebenarnya pengalaman mengerjakan tugas akhir pernah saat D3 dulu tetapi  memang kali ini lebih berat, wajar saja karena standard S1. Saat ku coba mengerjakan bagian steganografi menggunakan metode yang kubuat TA, rasanya mau mati kenapa dulu aku milih judulnya ini, bingung membuatnya contoh juga tidak ada, karena saya baru pertama memakai bhs pemrograman  matlab.

Pengen rasanya seperti teman2 yang sudah lulus yang sudah tidak merepotkan orang tua lagi. Sejenak segarkan otak dan mulai berfikir kembali , untuk apa disesali. Tetap melangkah maju semua pasti bisa terlewati. Mulai kupahami satu satu , kubuat algoritma buat codingannya, Semoga terlewati … Jangan anggap sebagai beban berat tapi anggap sebagai tantangan yang harus bisa dilewati…

Doktrin Penyebab Indonesia Gak Bisa Maju

Rakyat Indonesia sejak dini secara tidak sadar sudah didoktrin dengan nasehat2 yg mengandung banyak kesalahan, mengajarkan
kerancuan, dan menurunkan motivasi

1. “cup..cup.. temboknya/lantainya nakal(sambil memukuli lantai/tembok)”

Saat anak kecil terjatuh, pasti orang tua sang anak memukul lantai, ini berakibat sang anak akan tumbuh menjadi orang dengan mental bahwa suatu saat dia gagal dia akan cari2 kambing hitam untuk disalahkan.

2. “jangan nangis nanti mama/papa belikan permen”
Kalian pasti sering mendengarnya bukan?ini akan membentuk mental anak saat dewasa bahwa menyogok itu wajar dan mengajarkan anak bahwa korupsi itu wajar…pantes skrng Indonesia banyak orang yang korupsi dan sogok – menyogok

Continue reading